Menu Click to open Menus
Home » Artikel » Catatan Pegiat Sosmed Untuk Tito Karnavian dan Aktivis Senior Bursah Zarnubi Terkait Kapolri

Catatan Pegiat Sosmed Untuk Tito Karnavian dan Aktivis Senior Bursah Zarnubi Terkait Kapolri

(640 Views) October 26, 2019 7:12 pm | Published by | No comment
AGUSTO SULISTIO, salah seorang pegiat sosmed sekaligus mantan Ketua Aksi & Advokasi PIJAR Semarang tahun 1997-1999, serta Ketua Departemen Aksi dan Advokasi, Lembaga Kajian Strategis Rakyat (LEKSTRA) 1998-2001.

JAKARTA, HEADLINE NEWS – Rekomendasi Kompolnas terkait pengganti Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah mendapat respon positif Presiden. Terbukti dengan ditunjuknya Komisaris Jenderal Idham Aziz oleh Presiden Jokowi untuk menjabat Kapolri menggantikan Tito Karnavian. Yang mana selanjutnya Idham Azis akan lewati proses kelayakan dan kepatutan di DPR-RI.

Salah satu pegiat sosmed sekaligus mantan Ketua Aksi & Advokasi PIJAR Semarang tahun 1997-1999 Agusto Sulistio berpendapat terkait pemberhentian Tito Karnavian kemudian dipercaya Presiden menjadi Mendagri. Dia sangat mengapresiasi keputusan Presiden.

Lebih lanjut dia menyoroti tentang latar belakang situasi sospol Indonesia pasca pilpres sampai dengan jelang pelantikan presiden, dimana banyak gesekan antara demonstran dengan aparat Polisi terkait berbagai kebijakan pemerintah, hal itu sangat rentan dengan posisi Kapolri yang bisa saja terjebak lebih jauh, dalam berbagai persoalan HAM, dan lain-lain.

“Menurut saya, Pak Tito Karnavian ada hikmahnya kini menjabat sebagai Mendagri, paling tidak jauh dari berbagai jeratan dugaan pelanggaran HAM, Kemanusiaan, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Disisi lain Agusto juga menyampaikan bahwa dengan dipilihnya Tito sebagai Mendagri bukan tanpa dasar, jabatan ini memiliki korelasi dengan Kapolri soal stabilitas keamanan dalam negeri, jadi sangat sesuai dengan pengalaman dan kemampuan Pak Tito selama berkarier menjadi Polri.

Agusto juga mengingatkan mengenai Tito Karnavian. “Pak Tito itu selain banyak pengalaman, kemampuan, ia pun bergelar Profesor, gelar prestasi akademis gemilang yang jarang dimiliki Polri, sayang kan jika harus terganjal kariernya oleh persoalan yang belum jelas duduk persoalannya,” ungkap Agusto yang juga pernah mengabdi sebagai Ketua Departemen Aksi dan Advokasi, Lembaga Kajian Strategis Rakyat (LEKSTRA) 1998-2001, melalui ponselnya. Sabtu (26/10).

Disinggung soal calon pengganti Jenderal Pol Tito Karnavian, Agusto sependapat dengan pernyataan Ketua Umum DPP Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Bursah Zarnubi, yang telah mendukung Kepala Badan Reserse Kriminal POLRI, Komjen Idham Aziz sebagai Kapolri.

“Bang Bursah Zarnubi itu adalah aktivis juga politisi senior yang sudah banyak malang melintang di dunia politik dan gerakan Indonesia, tentu pendapatnya sangat beralasan, analisanya dan pengetahuannya tentang keadaan Polri beliau lebih paham dibandingkan saya,” pungkas Agusto yang aktif mengelola berbagai media online, TV Channel non-mainstream.

Melanjutkan keterangannya pria dua anak ini menyampaikan, “Jika pun ada yang persoalkan Pak Idham Aziz silakan saja, yang penting semua harus memahami posisinya masing-masing, bahwa jabatan Kapolri adalah hak Prerogatif Presiden yang menentukannya, dan semua berorientasi pada kebaikan bangsa dan negara kita, jadi saya hormati mekanismenya sambil melihat bagaimana kelanjutannya,” tutup Agusto. (By : Putri).

Sumber : Agusto (email – agustodata@gmail.com).

Categorised in:

No comment for Catatan Pegiat Sosmed Untuk Tito Karnavian dan Aktivis Senior Bursah Zarnubi Terkait Kapolri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *