Menu Click to open Menus
Home » Headline » GRPB Dukung Dekrit 5 Juli 2020, Bukti Semangat Persatuan Relawan Jokowi”

GRPB Dukung Dekrit 5 Juli 2020, Bukti Semangat Persatuan Relawan Jokowi”

(319 Views) July 5, 2020 10:24 pm | Published by | No comment
Beberapa anggota dari Forum Gerakan Rakyat Peduli Bangsa (GRPB) usai acara di Gedung Joeang ’45 Jakarta. Minggu (05/07).

JAKARTA, HEADLINE NEWS – 5 Juli merupakan Momentum ber-Sejarah bagi bangsa Indonesia, tepatnya pada tahun 1959, yang mana diperingati oleh generasi bangsa ini setiap tahunnya. Dan para Relawan Jokowi menganggap hal ini merupakan Momentum Bersatunya beberapa Organ maupun Relawan untuk Mengawal Pemerintahan Presiden Jokowi hingga selesai Masa Jabatannya memimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Semua ini dilakukan, karena melihat Situasi dan Kondisi yang terjadi belakangan ini. Hal-hal yang terkesan di buat-buat oleh para Politikus Busuk yang berusaha untuk melengserkan kepemimpinan Presiden Jokowi dengan dalih atau issue-issue yang Murahan, Baik issue tentang Agama, Issue PKI / Komunis hingga mengusung masalah RUU-HIP sebagai Celah untuk Menjatuhkan President Jokowi.

Terbukti dengan Aksi yang mereka lakukan pada saat Penolakan RUU-HIP di depan Gedung MPR / DPR RI yang mana pada saat itu diselingi dengan Pembakaran salah satu Bendera Partai Pendiri Bangsa. Mereka juga meneriakan Yel-yel untuk menurunkan Jokowi dari posisinya sebagai Presiden yang Sah secara Undang-Undang dan Konstitusi.

Untuk itulah beberapa Relawan Pendukung Jokowi bersatu untuk terus Mengawal Pemerintahan Jokowi yang biasa kita kenal dengan Sebutan “Pak Dhe” oleh seluruh Relawan Jokowi. Melalui acara “Dekrit 5 Juli 2020” dengan mengusung tema “Bangunlah Jiwanya Bangunlah Badannya Untuk Indonesia Raya” yang mana merupakan bukti nyata Semangat para Relawan Jokowi, dan digelar di Gedung Joeang ’45 Menteng Jakarta Pusat. Minggu (05/07).

Suasana ditengah acara “Dekrit 5 Juli 2020” di Gedung Joeang ’45 Jakarta. Minggu (05/07).

Menurut salah satu Forum yang hadir dan ditemui awak media dilokasi, yakni Gerakan Rakyat Peduli Bangsa (GRPB) yang dikomandoi oleh Oscar Pendong dan juga Andre Dande selaku Penanggungjawab GRPB, mengatakan sangat mengapresiasi acara ini.

“Kami dari GRPB sangat mengapresiasi acara Dekrit Relawan pada hari ini, sebagai bentuk Perlawanan kepada para Politikus-Politikus Busuk yang mempunyai kepentingan untuk menjatuhkan kepemimpinan yang Sah. Dan menurut kami, moment ini sangat PAS untuk Seluruh Pendukung Jokowi agar Merapatkan Barisan seperti yang telah dilakukan oleh GRPB pada Tanggal 29 Juni 2020 yang lalu, dengan cara turun ke jalan, Konvoi dari TUGU PROKLAMASI hingga ke depan Istana Negara di Taman Pandang Aspirasi Monas guna Menyampaikan Sikap Kepada Pemerintah untuk Menindak Tegas Para Politikus-Politikus Busuk dan Pengkhianat Negara Indonesia yang Kita Cintai ini,” ungkap Oscar kepada awak media.

Dia juga menyampaikan, “Dalam hal ini, Saya menghimbau bukan hanya kepada Pendukung Jokowi saja, melainkan kepada Seluruh Element Bangsa dan Rakyat Indonesia agar Bersatu dan tidak Memberikan Celah apalagi Kesempatan Kepada para Penumpang Gelap maupun Pengkhianat Negara untuk Memecah Belah Persatuan dan Kesatuan Bangsa ini. Kita sudah hidup Rukun dan Damai selama 74 Tahun Kemerdekaan Indonesia yang telah di wariskan oleh para Pahlawan-Pahlawan Perjuangan Kemerdekaan Indonesia. Dan Tugas kita hanya Menjaga serta Jangan Biarkan Negara yang kita Cintai ini Porak Poranda seperti negara-negara lain seperti di Timur Tengah misalnya, hanya karena masalah Ideologi maupun paham-paham Radikalisme yang mengatas-namakan AGAMA sebagai Jubah dan Topeng untuk Menghancurkan Keharmonisan Bangsa Ini yang Berbhinneka Tunggal Ika. Inilah pesan saya untuk segenap Rakyat Indonesia yang Cinta Tanah Air dan sayang kepada Ibu Pertiwi yakni INDONESIA,” tutur Oscar dengan penuh semangat perjuangan sebagai Anak Bangsa.

(put/Zack).

No comment for GRPB Dukung Dekrit 5 Juli 2020, Bukti Semangat Persatuan Relawan Jokowi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *