Menu Click to open Menus
Home » Berita » Hukum » Kuasa Hukum Buruh PT MSP Angkat Bicara, Terkait Aksi Demo Karyawan

Kuasa Hukum Buruh PT MSP Angkat Bicara, Terkait Aksi Demo Karyawan

(2477 Views) June 22, 2019 6:17 pm | Published by | No comment
Agus Supriyanto, Kuasa Hukum Buruh PT MSP.

SURABAYA, INDONESIA HEADLINE NEWS – Menyikapi aksi demo yang dilakukan karyawan PT Mentari Sejati Perkasa (PT MSP) atau Mentari Land, kedua pengacara Agus Supriyanto dari LBH FSPMI Jawa Timur dan A. Rachman pengacara PT MSP angkat bicara kepada awak media. Sabtu (22/06).

Hal ini pun disampaikan Agus Supriyanto kuasa hukum dari LBH FSPMI melalu by phone kepada wartawan mengatakan, “Terkait aksi yang digelar kawan-kawan. agar menjadi catatan juga diketahui semua pihak termasuk kuasa hukum ataupun lawyer dari perusahaan/pengusaha PT Mentari Setia Perkasa atau Mentari Land,” ujarnya.

Lanjut Agus, “Saya disini selaku Lawyer dari LBH FSPMI Jawa Timur yang dimana kebetulan karyawan PT MSP merupakan anggota dari FSPMI Jatim dan perlu dicatat juga bahwa, siapa pun yang sudah masuk dan menjadi anggota lawyer dari LBH FSPMI itu kode etiknya dengan tegas dan terang, melarang untuk menjadi Penasehat hukum atau lawyernya pengusaha dalam hubungan industrial,” jelasnya Agus melalui telepon selulernya kepada wartawan.

Bahkan, Agus membeberkan kepada awak media, “Jadi dengan alasan perusahaan sedang mengalami pailit yang akhirnya dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak oleh PT Mentari Line (PT MSP) ini secara hukum tidak bisa dibenarkan dan untuk istilah ‘Pailit’ ini tidak bisa dibuat alasan, harus ada pembuktian.menyikapi perkara PT MSP kami akan selalu taat dan patuh pada hukum jika memang benar perusahaan sedang pailit harus ada bukti keputusan hukumnya dan nomor berapa itu harus jelas ditempelkan di perusahaan, terutama segel dari Pengadilan. Dan juga harus ada Kurator yang menangani dalam hal penjualan semua aset dan sangat disayangkan faktanya justru PT Mentari Line ini sedang melakukan pengembangan usaha,” ungkapnya.

Sementara itu, Agus kuasa hukum LBH FSPMI menyimpulkan bahwa yang dilakukan oleh Pengusaha Mentari Line ini bertujuan untuk mengganti semua karyawan yang telah di PHK yang kemudian akan menjadi karyawan Outsorcing nantinya. Sehingga mereka (pengusaha) terbebas atau ringan dari tuntutan-tuntutan hukum perusahaan. Salah satu contohnya adalah tidak akan memberikan pesangon dan akan kembali memberikan jam kerja yang tidak sesuai dengan ketentuan Undang-Undang ketenagakerjaan dan akan kembali seperti dulu yakni dengan 12 jam kerja, dan upahnya jauh dibawah UMK. Jadi ini semua sudah kita laporkan ke Dinas Tenaga Kerja,” bebernya.

“Hal ini akan kami laporkan nanti dan sangsi hukumnya adalah 5 (lima) tahun penjara, karena itu merupakan bentuk kejahatan. Dan perlu menjadi catatan bahwa kami juga sudah banyak melaporkan pidana-pidana dalam bentuk kejahatan dari pihak pengusaha Mentari Land ini,” tuturnya.

Setelah berhasil menghubungi Agus Supriyanto kuasa hukum LBH FSPMI, wartawan berusaha menghubungi melalui telepon selulernya, A. Rahman selaku kuasa hukum PT MSP mengatakan, “kami selaku kuasa hukum PT MSP siap menghadapi gugatan yang akan dilayangkan oleh kuasa hukum dari buruh PT MSP dan pada dasarnya pihak perusahaan sudah ada itikad baik,” ucapnya dengan tegas.

Masih kata A. Rahman, “kami pun tidak keberatan bila nantinya perkara buruh PT MSP dibawa sampai ranah hukum,karena kami selaku kuasa hukum sudah menyampaikan kondisi perusahaan sedang mengalami kesulitan keuangan untuk menggaji karyawan dan kita sudah sampaikan apa adanya tanpa ada yang ditutupi. Silahkan saja bila ingin menempuh jalur hukum, kami secara gentle siap menghadapinya,” pungkasnya sebelum menutup ponselnya. (dwi/put).

Tags: , ,
Categorised in:

No comment for Kuasa Hukum Buruh PT MSP Angkat Bicara, Terkait Aksi Demo Karyawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *