Menu Click to open Menus
Home » Headline » Sekjen GARDA Nusantara : Aksi Gerakan Rabu Orange Untuk Protes Kinerja Gubernur DKI

Sekjen GARDA Nusantara : Aksi Gerakan Rabu Orange Untuk Protes Kinerja Gubernur DKI

(227 Views) March 11, 2020 7:50 pm | Published by | No comment

JAKARTA, HEADLINE NEWS – Massa yang menamakan dirinya Gerakan Rabu Orange dan tergabung dalam Gerakan Jaga Indonesia (GJI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Jakarta membawa satu Misi yakni menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk segera mundur. Aksi ini diwarnai kericuhan dan pencopotan spanduk aturan demo yang dipasang oleh kepolisian, bahkan sempat bersitegang dengan aparat kepolisian. Rabu (11/03).

Dari pantauan awak media dilapangan, diketahui bahwa Aksi yang diikuti oleh ratusan warga Jakarta ini juga memprotes revitalisasi Monas hingga Taman Ismail Marzuki (TIM) dan banjir Jakarta. Yel-yel kelompok itu bernada protes dan meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lengser.

Massa aksi membawa spanduk bertuliskan ‘PEJABAT TIDAK AMANAH PENJAHAT KEBUDAYAAN DAN SEJARAH LENGSER’ dengan berlatar belakang foto wajah Anies Baswedan. Juga spanduk yang berisi imbauan Kapolri Jenderal Idham Azis tentang kepedulian terhadap lingkungan. Kutipan Idham itu diambil saat TNI-Polri melakukan penanaman mangrove di Banten.

Massa menyebut Anies telah melakukan kejahatan lingkungan dengan program revitalisasi Monas dan TIM yang dilakukan sepihak. Anies juga disebut melakukan pembohongan publik.

“Sudah jelas di mata rakyat, Anies Baswedan telah melakukan kejahatan lingkungan hidup lewat program revitalisasi Monas dan TIM. Dan Batalkan Formula E, tanggung jawabkan kebohongan publik izin Formula E, tanggung jawabkan banjir yang timbulkan kerugian,” kata penanggung jawab aksi, Boedi Djarot.

Anies belum berkomentar terkait aksi ini. Namun, sebelumnya, saat memantau banjir Pintu Air Manggarai untuk mengecek kondisi banjir di Jakarta, Anies pernah mengatakan pihaknya tengah bekerja guna menangani banjir. Dan fokusnya kali ini untuk memastikan semua warga yang terkena dampak banjir bisa dievakuasi. Kesehatan dan ketersediaan logistik di tempat pengungsian.

Pada aksi sebelumnya, Politikus PDIP Dewi Tanjung bersama Gerakan Jaga Indonesia (GJI) menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota DKI Jakarta. Dewi Tanjung menolak revitalisasi Monas sampai kritik penanganan banjir.

“Revitalisasi Monas kacau. Katanya nggak banjir sampai Sudirman. Ternyata tenggelam juga. Nikmati saja kata sekda, nggak usah ngeluh,” kata Dewi Tanjung saat orasi.

Andre Wardhana (Ketum GARDA Nusantara) bersama Doni (Sekjen GARDA Nusantara).

Sekjen GARDA Nusantara yang juga turut aksi saat diwawancarai awak media ini menyatakan mengenai kinerja pemrov DKI yang katanya demi kebaikan Kota Jakarta, tapi dalam kenyataannya hasilnya tidak ada sama sekali.

“Tuntutan kita sudah jelas, Monas ini didirikan sebagai lambang Cagar Budaya, tapi malah dirusak dengan membangun Formula E yang notabene-nya itu tidak ada fungsi nya untuk warga Jakarta. Kalo memang ingin mempercantik kota Jakarta, ya dengan cara membuat Monas lebih lestari, misalnya dengan penanaman pohon. Kami warga Jakarta tentu akan setuju dan mendukung hal itu. Begitu juga dengan revitalisasi TIM (Taman Ismail Marzuki), yang mana merupakan salah satu tempat bersejarah untuk mengenang Ismail Marzuki sebagai tokoh pejuang bangsa ini. Tapi kami warga Jakarta sudah terlanjur kecewa dengan kinerja Anies selaku Gubernur dan juga kinerja pemrov DKI, dengan adanya bencana banjir dimana-mana. Jadi sekali lagi saya mewakili GARDA Nusantara menyatakan dengan tegas, bahwa Anies selaku Gubernur DKI tidak bisa bekerja dengan baik untuk Kota Jakarta,” ungkapnya.

Pada hari ini, GJI sudah ke-10 kalinya menggelar aksi di depan Balai Kota. Mereka tetap menolak kebijakan revitalisasi Monas dan menganggap masalah penanganan banjir di Jakarta. (put)

No comment for Sekjen GARDA Nusantara : Aksi Gerakan Rabu Orange Untuk Protes Kinerja Gubernur DKI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *