Menu Click to open Menus
Home » Berita » Hukum » Sidang Lanjutan Kasus Law Vina, Ada Indikasi Kesengajaan Terdakwa Menabrak Korban

Sidang Lanjutan Kasus Law Vina, Ada Indikasi Kesengajaan Terdakwa Menabrak Korban

(247 Views) July 17, 2019 10:25 pm | Published by | No comment

Surabaya – Headline News – Sidang kasus penganiyaan yang dilakukan terdakwa Imelda Budianto terhadap Lauw Vina alias Vivi kembali berlanjut. Dalam sidang yang digelar terbuka untuk umum ini, mendatangkan tiga saksi guna dimintai keterangan dihadapan majelis hakim yang diketuai Yulisar, Rabu (17/7/2019).

Tiga saksi tersebut adalah Kepala Sekolah Marlion yakni Sumianto Tarni, 

dr. Asraf selaku dokter spesialis saraf Rumah Sakit Mitra Keluarga, kemudian saksi Bagus Putra Nusantara guru Marlion yang meliht peristiwa ditabraknya korban oleh terdakwa.

Saksi pertama yang dimintai keterangan adalah Dr. Asraf Fauzi, ahli bedah syaraf RS Mitra Keluarga. Dalam kesaksiannya, Dr Asraf mengatakan luka-luka yang dialami Vivi. Luka yang diderita Vivi adalah adanya memar dibagian kaki dan ada luka di tangan.

Dr Asraf juga menerangkan jika Vivi sempat dirawat inap selama tiga hari.

Saksi kedua yakni Kepala sekolah Marlion Sumianto Tarni. Sebelum dimintai keterangan saksi Sumianto Tarni sempat disindir hakim Yulisar karena tidak memberikan ijin saat dilakukan Pemeriksaan Setempat (PS).

Saksi kemudian ditanya tentang adanya luka yang diderita korban Lauw Vina. Menurut saksi, korban mengalami luka dibagian kaki dan luka itu sempat difoto. Saksi menyebut tidak ada luka di bagian lain.

Dihadapan majelis hakim, saksi menyatakan sempat menghubungi terdakwa untuk segera menyelesaikan masalah ini karena korban sudah melaporkan kasus ini ke polisi.

Saksi juga menerangakan bahwa waktu itu terdakwa akan berangkat ke luar negeri ke China untuk menjenguk saudara terdakwa yang sakit.

Untuk membuktikan bahwa terdakwa bukan dalam ramgka melarikan diri, saksi kemudian meminta boarding pass.

Saksi ketiga yang dihadirkan adalah Bagus Putra Nusantara. Di persidangan, saksi Bagus mengatakan dia melihat ada orang yang ditabrak.

” Ada mobil dari area parkir sedangkan korban sedang berjalan menuju ke saksi. Posisi saksi sendiri berada di sebelah kanan,” ujarnya.

Menurut kuasa hukum korban Andry Ermawan mengatakan

Bahwa saksi yg diajukn di persidangan hari ini memperkuat terdakwa memang dengan sengaja menabrak korban vina seperti ketetangan guru cce Bagus Putra Nusantara, tutur Andry

Perlu diketahui, dalam dakwaannya Darwis menyebutkan bahwa perkara ini terjadi pada Jumat 25 Januari 2019 sekitar pukul 10.00 Wib di Marlion Internasional School. Terdakwa saat itu menjemput anaknya di Marlion Internasional School dengan mengendarai mobil Sienta bersama suaminya yang duduk di kursi penumpang. 

Setelah menjemput anaknya dan hendak keluar dari parkiran namun mobil terdakwa terhalang mobil saksi Lauw Vina sehingga tidak bisa lewat. Saat itu, saksi Lauw Vina hendak mengganti pakaian anaknya yang ada di sekolah Marlion dan memarkirkan mobilnya secara pararel dan selanjutnya langsung masuk ke gedung sekolah.

Kemudian terdakwa membunyikan klakson berkali-kali hingga datang saksi Agus Supriyanto yang selanjutnya memanggil saksi Lauw Vina dan meminta agar saksi Lauw Vina memindahkan mobilnya karena menjalani jalan.

” Kemudian saksi Lauw Vina berjalan menuju ke mobilnya dan melewati mobil terdakwa, saat itu terdakwa membuka kaca mobilnya dan mencaci maki saksi Lauw Vina,” ujar Darwis dalam dakwaannya.

Namun saksi Lauw Vina tidak menghiraukannya lalu memarkirkannya. Setelah saksi Lauw Vina memarkirkan mobilnya, kemudian berjalan melewati mobil terdakwa. Saat itu, terdakwa membunyikan klakson secara terus menerus dan saksi mengacungkan jempol ke arah depan mobil terdakwa. 

” Bahwa dengan terbawa emosi saat saksi Lauw Vina berjalan searah dengan mobil terdakwa dan terdakwa menjalankan mobilnya ke arah saksi Lauw Vina hingga mobil terdakwa menyerempet saksi Lauw Vina dan spion mobil terdakwa mengenai lengan kanan Lauw Vina sehingga membuat saksi terjatuh sedangkan terdakwa tetap mengendarai mobilnya,” beber Darwis dalam dakwaannya. 

Reporter : Sri Rahayu

Categorised in:

No comment for Sidang Lanjutan Kasus Law Vina, Ada Indikasi Kesengajaan Terdakwa Menabrak Korban

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *